Sosialisasi Kebijakan Pengembangan SISLOGNAS

Untuk meningkatkan daya saing produk ekspor UMKM daerah dan mempercepat pengembangunan Insfrastruktur Ekonomi Khusus(KEK) maka diperlukan sosialisasi Kebijakan Pengembangan Sistem Logistik Nasional. Kali ini Sosialisasi SISLOGNAS diselenggarakan di Hotel Penisula Manado selama 2 hari, yaitu tanggal 25-26 Februari 2016. Kegiatan tersebut resmi di buka oleh bapak Sinyo Harry Sarundajang, selaku Gubernur Sulawesi Utara dan selanjutnya di teruskan oleh Deputi Bidang Koordinator Ekonomi Kreatif Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan UMKM untuk membahas 2 masalah pokok logistik di Indonesia, yakni Tingginya Biaya Logistik dan belum berkembangnya konektivitas nasional terutama desa, kota dan pasar global. Salah satu materi yang terkait dengan kebijakan pembangunan Perikanan adalah Pelabuhan Bitung sebagai Konektivitas Pengembangan Kawasan Timur Indonesia.

Peserta dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur diwakilkan oleh bapak Totok Sudarto, selaku Kabid P2HP dan ibu Shirley Rosalind, selaku Kepala Seksi PUP. Diharapkan setelah diselenggarakan sosialisasi Sistem Logistik Nasional, sistem tersebut dapat berperan dalam mencapai sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014, menunjang implementasi MP3EI, serta mewujudkan visi ekonomi Indonesia tahun 2025 (RPJPN) yaitu “Mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur” sehingga akan tercapai sasaran PDB perkapita sebesar 14.250-15.500 (empat belas ribu dua ratus lima puluh hingga lima belas ribu lima ratus) dolar Amerika pada tahun 2025.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here