Pendampingan Pemberkasan Perizinan Kapal Serta Pemeriksaan Fisik Kapal dan Alat Penangkapan Ikan di Tuban

0
716

Dalam melakukan usaha penangkapan ikan di wilayah perairan Indonesia, nelayan wajib memiliki dokumen perizinan yang lengkap. Surat ijin yang harus dimiliki adalah SIUP (Surat Ijin Usaha Penangkapan), SIPI (Surat Ijin Penangkapan Ikan) dan SIKPI (Surat Ijin Kapal Pengangkut Ikan). Salah satu permasalahan yang dimiliki oleh nelayan di Jawa Timur adalah kekurang pahaman mereka dalam memenuhi berkas – berkas surat permohonan perubahan SIUP.

Oleh sebab itu Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur mengadakan kegiatan pendampingan bagi nelayan dalam memenuhi berkas – berkas tersebut. Untuk daerah Kab. Tuban, kegiatan ini dilakukan pada tanggal 27 Februari – 01 Maret 2017. Dalam pendampingan ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh nelayan untuk memenuhi berkas perubahan SIUP adalah sebagai berikut :

  1. Perubahan Alokasi
  2. Pengurangan Alokasi
  3. Perubahan Daerah Penangkapan Ikan
  4. Perubahan Pelabuhan Pangkalan, Ukuran Kapal dan Perubahan Fungsi Kapal.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan nelayan di Kab. Tuban bisa memenuhi berkas perubahan SIUP dengan benar dan lengkap sehingga tidak ada dokumen yang dipersyaratkan yang tertinggal dan dapat diterima oleh petugas front office kantor Pelayanan dan Perizinan Terpadu (P2T) Jawa Timur.

Pemeriksaan fisik kapal
Pemeriksaan fisik kapal

Permohonan izin usaha perikanan dan izin kapal penangkapan ikan yang diajukan nelayan karangagung kab. Tuban sejumal 46 izin kapal. Keseluruhan kapan perikanan yang dimohon untuk yang telah dilaksanakan pemeriksaan fisik kapal penangkapan ikan sebanyak 30 kapal. Sejumlah 30 kapal yang dilakukan pemeriksaan kapal menggunkan alat penangkapan ikan Purse Seine dengan ukuran kapal 10 – 30 GT.

Selain melakukan pendampingan, kali ini Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur juga sekaligus melakukan pemeriksaan fisik kapal perikanan dan alat penangkapan ikan guna keperluan nelayan dalam memperpanjang SIPI. Kapal yang diperiksa berukuran antara 10 GT sampai dengan 30 GT. Pemeriksaan ini mendapatkan beberapa hasil sebagai berikut :

  1. Kapal menggunakan mesin utama dengan mesin darat yang merupakan mesin bekas rekondisi dari truck yang tidak digunakan lagi.
  2. Alat tangkap yang digunakan adalah jaring pukat cicin pelagis kecil.
  3. Alat bantu penangkapan ikan menggunakan lampu untuk mengumpulkan ikan yang terpasang di kapal dan dihanyutkan di laut.

Dari pemeriksaan tersebut, kapal – kapal yang diperiksa berada dalam kondisi yang layak untuk berlayar dan menangkap ikan sehingga SIPI dapat diperpanjang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here