Gelar Pameran Dan Simposium Pelayanan Publik Jawa Timur

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 14 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2011 tentang Pelayanan Publik, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus bersinergi dengan kebijakan pemerintah pusat, pasca terbitnya Intruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang percepatan Pemberantasan Korupsi, khususnya instruksi  yang keempat yakni meningkatkan kualitas pelayanan public melalui transparansi dan standarisasi pelayanan.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terus mendorong Inovasi pelayanan publik di Kementerian atau Satuan Kerja Perangkat Daerah melalui gerakan one agency one innovation. Oleh Karena itu Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengadakan kompetisi inovasi pelayanan publik secara nasional, dan akan diberikan penghargaan kepada instansi pemerintah yang mempunyai inovasi terbaik dari yang terbaik dan akan dikawal untuk melakukan replikasi sehingga dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara Republik Indonesia.

Berbagai upaya yang telah dilakukan di Jawa Timur telah mendapat apresiasi dari pemerintah dengan terus bertambahnya prestasi yang diraih dalam bidang pelayanan publik. Disadari bahwa prestasi yang dicapai masih jauh dari sempurna sehingga ke depan kita berkomitmen untuk terus melakukan inovasi, mengembangkan model-model pelayanan yang pro rakyat dengan tujuan untuk memberikan bukti nyata pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Melalui upaya tersebut, masyarakat diharapkan lebih taat melaksanakan kewajibannya sehingga akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan mereka.

Mengingat begitu pesatnya kemajuan-kemaajuan yang berhasil dicapai oleh para penyelengara pelayanan publik di Jawa Timur, maka buah kerja keras dari berbagai komponen penyelenggara pelayanan publik itu perlu didemonstrasikan dan ditunjukkan kepada masyarakat melalui Pameran dan Simposium Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur Tahun 2017, agar masyarakat dapat memberikan penilaian yang obyektif tentang kualitas pelayanan yang selama ini mereka terima.

Sehubungan dengan hal tersebut maka diselenggarakan Gelar Pameran dan Simposium Pelayanan Publik di GOR Joko Samudro Gresik pada tanggal 18 – 21 Mei 2017 dengan tema “Melalui Gelar Pameran dan Simposium Pelayanan Publik Jawa Timur kita wujudkan Reformasi Birokrasi dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Aparatur Menuju Pemerintahan yang Melayani”. Di Kegiatan simposium disampaikan sejumlah materi dari beberapa inovator Top 35 Pelayanan Publik 2016. Pembicara tersebut antara lain Walikota Makassar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Bupati Bangka, Kepala Dinas PMPTSP Sidoarjo, Sekda Kabupaten Pinrang, Kepala Dinas PMPTSP Kota Palembang, Bupati Gresik, Wakil Walikota Surakarta, dan Walikota Denpasar. Selain itu, juga disampaikan mengenai perspektif kebijakan pelayanan publik oleh Plh. Deputi Bidang Pelayanan Publik M. Imanuddin, sedangkan dari perspektif akademik diberikan oleh Dosen Universitas Brawijaya sekaligus Tim Panel Independen Wawan Sobari sedangkan Sekda Provinsi Jawa Timur memberikan materi mengenai implementasi kebijakan. (bidangp3kp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here