Kegiatan Sekolah Pantai di Kabupaten Pacitan

0
203

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur melaksanakan Kegiatan Sekolah Pantai yang diikuti oleh 60 orang siswa/siswi Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Pacitan yang tergabung dalam organisasi Saka Bahari. Kegiatan ini bertujuan mengajak generasi muda untuk lebih mencintai wilayah pesisir dengan cara melakukan penghijauan berupa penanaman mangrove di wilayah pesisir Kabupaten Pacitan, terutama di Pantai Pancer Door.

Penanaman mangrove berfungsi sebagai pelindung pantai, pengendali banjir, penyerap bahan pencemar, dan sumber energi lingkungan perairan. Vegetasi mangrove sangat bermanfaat bagi sosial ekonomi masyarakat sekitar antara lain dapat diolah menjadi makanan (dodol, sirup, dan kue), sabun, dan pewarna alami untuk membatik, serta sebagai lokasi destinasi wisata, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir. Oleh karena itu, kita harus membiasakan diri mengajarkan anak-anak kita untuk merawat lingkungan, khususnya wilayah pesisir.

Kegiatan sekolah pantai di ruang kelas
Kegiatan sekolah pantai di ruang kelas

“Kabupaten Pacitan mempunyai garis pantai sepanjang 70.709 km dengan potensi wilayah pesisir kurang lebih 30,01 ha antara lain terumbu karang, padang lamun, rumput laut alami, mangrove, dan vegetasi pantai lainnya,” terang drh. M. Yunus Haryadi, M.M. selaku Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan. Kabupaten Pacitan juga mempunyai 16 Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang terdiri dari 13 DTW bahari dan 3 DTW nonbahari, sehingga potensi wilayah pesisir di Kabupaten Pacitan yang dapat dikembangkan sangatlah besar.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur berharap agar kegiatan Sekolah Pantai ini dapat berkelanjutan, sehingga wilayah pesisir di Provinsi Jawa Timur dapat terjaga kelestariannya. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi wahana pengenalan wilayah pesisir dan beberapa vegetasinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here