Menekan Biaya Produksi Budidaya Ikan Melalui Pembuatan Pakan Mandiri

0
151
Praktek Pembuatan Pakan Mandiri

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur untuk menyelenggarakan sosialisasi pembuatan pakan mandiri di UPT Pelatihan Teknis Perikanan Budidaya dan Pengolahan Produk Kelautan dan Perikanan Kepanjen selama 3 hari, dihadiri oleh 37 peserta dari pembudidaya dan pendamping teknis Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur. Dalam kegiatan pertemuan tersebut disampaikan tentang Nutrisi Pakan, Efisiensi Pakan dengan Fermentasi, Aplikasi Probiotik Peningkatan Kualitas Pakan, Pengolahan Bahan Baku dan Pembuatan Pakan Mandiri.

Pembekalan Materi Pakan Mandiri
Pembekalan Materi Pakan Mandiri

Sebelum membuat pakan mandiri perlu melakukan inventarisasi bahan baku pakan hewani dan nabati dengan kriteria mudah didapatkan, ketersediaannya selalu kontinyu, memiliki kandungan nutrisi yang baik, harga bahan baku pakan murah, bahan baku memiliki daya cerna yang baik dan tidak beracun. Inventarisasi dilakukan untuk melihat potensi bahan baku pakan disuatu daerah.

Selain bahan baku, perlengkapan dan mesin yang akan dipergunakan untuk proses pembuatan pakan dilakukan pengecekan fungsi kerjanya. Untuk mesin pencetak pakan memiliki karakteristik yang berbeda-beda, mesin pakan horisontal memiliki kecenderungan dapat mencetak pakan dengan baik apabila dilakukan penambahan air didalam adonan pakan antara 10-15%, untuk mesin vertikal memiliki kencenderungan mencetak pakan dengan penambahan air pada adonan bahan baku pakan 5-8%.

Penjelasan Pembuatan Pakan Mandiri
Penjelasan Pembuatan Pakan Mandiri

Langkah selanjutnya adalah menghitung formulasi dengan metode empat persegi pearson, metode persamaan aljabar dan metode lembar kerja (worksheet). Setelah formulasi selesai dibuat maka dapat melakukan penghalusan, penimbangan sesuai formulasi dan pencetakan pakan. Apabila ingin meningkatkan kecernaan pakan dapat dilakukan fermentasi dengan probiotik setelah pakan dilakukan pencampuran, lama proses fermentasi berkisar 2–3 hari. Setelah proses fermentasi, apabila ingin mematangkan bahan baku, memudahkan proses pencetakan, menambah kecernaan pakan dan mengurangi polusi dari pakan yang dihasilkan serta tidak termakan ikan dapat dilakukan proses tambahan berupa pengkukusan bahan baku selama 15-20 menit. Setelah proses pencetakan pakan dapat dicetak dan dikeringkan dengan bantuan sinar matahari.

Untuk menjaga agar fungsi mesin pencetak berjalan baik, maka selesai proses cetak pakan, mesin pencetak pakan harus segera dibersihkan dan dikeringkan, apabila tidak cepat dibersihkan maka sisa pakan yang terdapat didalam mesin akan mengeras dan akan memperlambat kerja mesin apabila dilakukan pencetakan pakan kembali. (UPT PTPB Kepanjen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here