Pelatihan Pembuatan Bioreeftek

1
461
Praktek Pembuatan Bioreeftek

Data dari Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) pada tahun 2017, menunjukkan bahwa kerusakan terumbu karang di Indonesia mencapai 46 %. Berdasarkan data tersebut, diperlukan upaya mengembalikan ekosistem terumbu karang yang telah rusak.

Pemanfaatan limbah dari hasil produksi santan berupa tempurung kelapa dapat diolah menjadi terumbu karang buatan atau yang disebut Bioreeftek. Menurut (Ampou, 2018) pengertian Bioreeftek adalah metode rehabilitasi dan konservasi terumbu karang yang tidak destruktif, sangat mudah diaplikasikan atau diadopsi oleh masyarakat lokal dan biayanya relatif murah. Pengenalan suatu metode yang ramah lingkungan kepada Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) di Jawa Timur menjadi langkah strategis untuk mengembalikan ekosistem terumbu karang di perairan pesisir kabupaten/kota.

UPT Pelatihan Teknis Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (UPT. PTPSKP-Probolinggo) mengadakan Pelatihan Pembuatan Bioreeftek di Bromo View Hotel Probolinggo pada tanggal 4 s/d 5 Juli 2018 yang diikuti oleh 40 anggota Pokmaswas dari Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Malang.

Ir. Slamet Budiyono, MM selaku Kepala Bidang Pesisir Kelautan dan Pengawasan, yang membuka kegiatan Pelatihan Pembuatan Bioreefte ini berharap agar informasi dan materi yang diberikan dan dilatihkan dapat ditularkan serta diaplikasikan/ditularkan di wilayah masing-masing peserta.

Penyampaian Materi Jenis dan Manfaat Terumbu Karang
Penyampaian Materi Jenis dan Manfaat Terumbu Karang

Narasumber pelatihan ini berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur (Bidang Kelautan, Pesisir dan Pengawasan), Balai Riset dan Observasi Laut – Kementerian Kelautan dan Perikanan (BROL-KKP) dan Dosen Universitas Brawijaya. Peneliti sekaligus penemu metode Bioreeftek Dr. Eghbert Elvan Ampou (BROL-KKP) dan Teknisi Litkayasa I Nyoman Surana (BROL-KKP) memberikan materi Pengenalan dan Pembuatan Bioreeftek dan Penyebab Kerusakan Pada Terumbu Karang. Narasumber dari Universitas Brawijaya, yakni Ir. Sukandar, MP memberikan materi Jenis dan Manfaat Terumbu Karang. Terakhir, Narasumber dari Bidang Kelautan, Pesisir dan Pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur yakni Lilia Widajatiningrum, S.Pi, MP selaku Kepala Seksi Konservasi dan Pendayagunaan Pesisir menyampaikan Materi Kebijakan Konservasi Terumbu Karang di Jawa Timur.

“Tempurung kelapa saya kira cukup mudah diperoleh di kawasan pesisir, untuk 1 (satu) modul Bioreeftek cukup memerlukan biaya +/- Rp.100.000. Hal tersebut tergolong murah jika dibandingkan dengan berapa jumlah ikan hias yang tumbuh dan berkembang biak di sekitar Bioreeftek.” – Dr. Eghbert

Praktek Pembuatan Bioreeftek
Praktek Pembuatan Bioreeftek (UPT PTPSKP Probolinggo)

1 COMMENT

  1. Selamat siang.
    Kami Perhimpunan Aranyacala Trisakti, merupakan wadah yang berkegiatan di kepencintaan alam dan lingkungan.
    Kami berkeinginan untuk mengadakan kegiatan Pembuatan Terumbu Karang Buatan.
    Kami ingin memperoleh dan mendapatkan.infotlrmasi tentang pelatihan tersebut.
    Atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih.

    Ttd
    Ronny Nata
    Ketua umum Perhimpunan Aranyacala Trisakti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here