Potensi Teri Crispy Pamekasan

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan, Ibu Ir. Nurul Widiastuti, dalam Kegiatan Sosialisasi Kemitraan dan Akses Permodalan pada Komoditas Ikan Teri di Kabupaten Pamekasan menyampaikan bahwa “Ikan teri merupakan komoditas strategis, ikan ini dapat diperoleh di Pamekasan yang tersebar di semua pesisir”. Kegiatan ini dihadiri oleh nelayan penangkap ikan teri, toko camilan atau oleh-oleh, perusahaan pengolahan teri dan penyuluh perikanan di Kabupaten Pamekasan. Ikan teri adalah produk utama dari hasil laut di desa Padelegan, Kabupaten Pamekasan. Wilayah desa Padelegan terletak di wilayah pesisir selatan Pulau Madura. Sektor kelautan merupakan salah satu yang berkontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi desa. Produk olahan yang saat ini digemari oleh banyak masyarakat Madura ialah teri crispy. Teri crispy sudah melanglang buana ke pemasaran daerah lokal seperti Jember, Yogyakarta hingga mancanegara seperti Singapura dan Jepang.

Paparan mengenai Memperkuat Pola Kemitraan Usaha Kelautan dan Perikanan untuk Ikan Teri Nasi Bermutu dan Harga Stabil oleh Dr. Drs. Ec. Gazali MM

Kebutuhan teri nasi (Stolephorus spp.) jika musimnya mendukung, dapat terpenuhi namun suatu waktu hasil tangkapan nihil di musim tertentu sehingga diperlukan stock bahan baku untuk pengolah. Direktur PT. Marinal Indoprima, Dr. Drs. Ec. Gazali MM, menambahkan bahwa tidak hanya teri halus yang diminati namun teri kasar (teri himigo) sedang diminati pasar mancanegara seperti Jepang bahkan teri nasi asal Madura ini telah diekspor sejak tahun 1991. Stabilitas harga teri nasi dapat terjamin dengan banyaknya produk teri yang tersebar di masyarakat. Standar ikan teri juga harus menyesuaikan dengan SOP yang telah dibuat sehingga produk tersebut dapat diterima oleh masyarakat dan terjaga dalam mutu. Beliau menegaskan bahwa semakin banyak ikan teri yang ada dimasyarakat maka harga akan stabil. Dalam kegiatan Sosialisasi Kemitraan dan Akses Permodalan pada Komoditas Ikan Teri menghasilkan sejumlah kemitraan antara peserta yang hadir berupa kemitraan bahan baku teri nasi sebanyak 1 (satu) nota kesepahaman (MoU) dan kemitraan fasilitasi pemasaran sebanyak 10 (sepuluh) nota kesepahaman.

Penandatanganan 11 MoU Mengenai Kemitraan Penyediaan Bahan Baku Ikan Teri dan Kemitraan Fasilitasi Pemasaran

Kedua narasumber lain pun optimis bahwasannya komoditas ikan teri ini dapat menjadi olahan yang iconic terutama dengan produk olahan ikan teri crispy. (P3KP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here