Evaluasi dan Optimalisasi K5 di PPP Tamperan oleh DLH Provinsi Jatim

UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Tamperan menerima kunjungan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, terkait optimalisasi dan evaluasi K5 (Kebersihan, Keindahan, Keamanan, Ketertiban, dan Keselamatan Kerja). Selain harus bersih, lingkungan kantor serta kolam labuh pelabuhan haruslah aman, tertib dan indah serta menggunakan SOP untuk meminimalisir akibat kecelakaan kerja.

Beberapa point penting adalah kebersihan wilayah kolam labuh, hal ini karena bersinggungan langsung dengan ikan hasil tangkapan, kesehatan, dan kwalitas ikan baik untuk pasar lokal ataupun ekspor. Dikarenakan Selatan Jawa termasuk juga Tamperan adalah domain penghasil ikan-ikan dengan pangsa pasar dunia.

“Sudah berjalan dan terjadwal untuk kebersihan lingkungan pelabuhan, harus intens karena di kolam labuh ini tidak seperti di kantor yang orangnya sedikit. Di kolam labuh harus lebih sering dibersihkan juga membutuhkan banyak personil, “ terang Suparno Kasubag TU menjelaskan.

Salim selaku kepala seksi Operasional Pelabuhan juga menerangkan dengan detail bahwa tahun 2020 akan dibangun IPAL. Hal ini sebagai bentuk upaya kebersihan khususnya saluran air. Pada intinya adalah menanamkan rasa cinta terhadap kebersihan dan keindahan. Jika semua pihak saling menjaga maka akan tercipta keamanan kselamatan serta ketertiban, itulah pesan DLH Provinsi Jatim yang turut didampingi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan. (UPT PPP Tamperan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here