Bebas Bea Masuk, Indonesia Targetkan Ekspor Perikanan Rp. 80T

0
351

KKP News-Jakarta. Kebijakan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang membebaskan bea masuk impor melalui skema Generalized System of Preference (GSP) atas produk perikanan Indonesia diprediksi akan meningkatkan ekspor ikan sekitar 20 persen ke negara Pam Sam tersebut. Hal ini diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pada acara Halal Bihalal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Ballroom GMB III, Kantor KKP Jakarta, Jumat (31/7).

Menteri Susi menuturkan, AS merupakan negara tujuan ekspor perikanan utama Indonesia. Tahun lalu nilainya mencapai US$ 1,8 miliar. Sementara, tahun ini KKP menargetkan ekspor ke AS sebesar US$ 2,4 miliar.

“Naik 20 persen dari nilai ekspor itu akan sangat besar. Pasti ada peningkatan pendapatan 14-24 persen dari penghapusan (bea masuk) itu ke pendapatan nelayan tangkap dan pengusaha. Dengan pelonggaran ekspor ikan ke AS, KKP optimis target ekspor tahun 2015 sebesar Rp 80 triliun tercapai,” ujar Menteri Susi.

GSP merupakan skema khusus dari negara-negara maju yang menawarkan perlakuan istimewa non-timbal baik seperti tarif rendah atau nol kepada impor produk yang berasal dari negara-negara berkembang. Indonesia termasuk yang mendapatkan persetujuan Presiden Barrack Obama untuk mendapatkan fasilitas GSP dari Amerika. “Ikan asal Indonesia bisa masuk ke Amerika tanpa kena bea masuk”, tandasnya. (RH/DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here