Pameran Perikanan “Seafood Show Osaka” Ke-13

Osaka(SSC)-Jepang memiliki sumber laut yang sangat melimpah, sehingga konsumsi ikan masyarakat jepang relatif tinggi, yaitu mencapai 150kg/kapita/tahun. Jepang menduduki urutan ke 2 setelah Cina dalam prosentase penangkapan ikan didunia. Namun setelah krisis minyak pada tahun 1973 Perikanan Jepang sempat menurun, sampai sat ini prosentase perikanan ini mengalami kenaikan dan penurunan(tidak stabil). Orang Jepang sejak lama menyukai ikan segar. Hal ini didukung oleh adanya pertemuan arus hangat dan arus dingin di perairan Jepang yang kaya akan ikan. Tetapi ikan yang tersedia di perairan Jepang dalam beberapa dekade ini mulai menurun. Jadi untuk memenuhi kebutuhan ikan masyarakat Jepang, maka Jepang mendatangkan ikan dari negara lain termasuk dari Indonesia.

Aneka ikan seafood di "Seafood Show Osaka" Ke-13
Aneka ikan seafood di “Seafood Show Osaka” Ke-13

Salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan bahan baku guna memenuhi kebutuhan konsumsi ikan, maka gigelarlah pameran Seafood Expo ke 13 di osaka Jepang pada tanggal 18-19 Februari 2016.

Pada kesempatan yang baik ini Perikanan Jawa Timur ikut mengambil bagian dengan dukungan fasilitasi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka, Jepang.

Stan Provinsi Jawa Timur
Stan Provinsi Jawa Timur

Dengan adanya keinginan kerjasama antara pemerintah Jepang dan Indonesia maka dirintislah kerja sama kususnya di bidang perikanan melalui kegiatan pameran. Dalam hal ini Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Jawa Barat di beri kesempatan Pertama untuk mengikuti kegiatan Seafood Expo ke 13 di osaka Jepang.

Peluang yang amat baik ini di manfaatkan oleh pemerintah Jawa Timur dengan melibatkan pengusahan bidang perikanan yang melakukan ekspor hasil perikanan ke Jepang, hal ini bertujuan untuk dapat meningkatkan peluang ekspor dan pengembangan pasar hasil perikanan di Jawa Timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here