Silaturahim Asosiasi Petambak Garam Nusantara dan Diskanla Jatim

Asosiasi Petambak Garam Nusantara yang disingkat ASPEGNU merupakan sebuah organisasi profesi yang dibentuk oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melalui Kongres Garam Rakyat di Bangkalan pada Tahun 2012 yang lalu.

Organisasi yang berkantor pusat di Jalan Kramat Raya Jakarta ini, salah satu tujuannya adalah untuk memperjuangkan tata kelola garam rakyat guna stabilitas harga garam, peningkatan produktifitas dan kualitas garam. Untuk maksud tersebut, Ketua Umum KH. A. Pandji Taufiq bersama kesepuluh Koordinator Daerah melakukan silaturahim dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur (Diskanla) pada Jumat lalu (13/5/2016) di Ruang Kerja Bidang Kelautan, Pessir dan Pengawasan (KPP), yang sebelumnya telah ikut menghadiri dan menyampaikan materi “Pengembangan Usaha Garam Rakyat 2016” pada pertemuan “Koordinasi dan Musyawarah ASPEGNU” di Hotel Fortuna Surabaya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bidang KPP mewakili Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur menjelaskan program-program yang sudah dan sedang dilaksanakan oleh Dinas dalam rangka meningkatkan produksi, kualitas dan produktifitas lahan agar tercapai swasembada garam nasional, mengingat produksi garam Jawa Timur memberikan kontribusi hampir 70% produksi garam nasional.

Namun, hambatan yang dihadapi petambak garam adalah tata niaga garam yang tidak berpihak pada petambak garam rakyat, ditambah lagi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat melalui Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 125/M-DAG/PER/12/2015 yang tidak mewajibkan importir garam menyerap garam rakyat, dinilai petambak garam tidak mengakomodasi kepentingan masyarakat petambak garam.

Kepala Bidang KPP juga mengajak ASPEGNU untuk bersama-sama mencari solusi dan bertindak dalam rangka menghapus hambatan yang ada agar petambak garam rakyat yang mayoritas adalah golongan marginal dapat sejahtera. (kpp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here