Pelatihan Rehabilitasi Mangrove di Kota Probolinggo Oleh UPT PTPSKP Probolinggo

Kota Probolinggo – Ekosistem mangrove, padang lamun dan terumbu karang menjadi sebuah kesatuan guna menjaga keseimbangan pesisir. Tekanan pada kawasan pesisir secara alami yakni berupa arus dan gelombang serta aktivitas manusia disebabkan oleh tindakan manusia dalam mendayagunakan sumber daya alam wilayah pantai tidak memperhatikan kelestariannya, seperti penebangan untuk keperluan kayu bakar yang berlebihan maupun perubahan fungsi untuk kepentingan penggunaan lahan lainnya seperti tambak, pemukiman, industri dan pertambangan. Sebagai ekosistem yang paling dekat dengan daratan, mangrove berperan sebagai penyaring pertama dari beberapa buangan hasil aktivitas rumah tangga.

Sebagai salah satu UPT dibidang pelatihan perlu memberikan pengetahuan dan pelatihan bagaimana melakukan pelatihan teknik rehabilitasi mangrove. Pelatihan Teknik Rehabilitasi Mangrove dilakukan selama 2 (dua) hari pada Bulan Maret 2018 di UPT PTPSKP Probolinggo. Pada hari kedua dilakukan penanaman 250 buah bibit mangrove Rhizopora apiculata di Pilang, Mayangan, Kota Probolinggo. Kegiatan pelatihan ini melibatkan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL)  Bali, UPT PTPSKP Probolinggo, Dinas Perikanan Kota Probolinggo dan Pokmaswas Kota Probolinggo. Kedepannya, diharapkan Pokmaswas sebagai kelompok pengawas dilapang dapat mengetahui fungsi dan jenis mangrove, tahap dan teknik rehabilitasi serta penanaman dan pembibitan mangrove.

Pemberian materi oleh narasumber
Pemberian materi oleh narasumber

Pengetahuan dasar dimana tidak semua vegetasi mangrove dapat tumbuh dengan optimal diharapkan dapat membantu Pokmaswas dalam melakukan rehabilitasi dengan baik. Jenis vegetasi mangrove Rhizopora mucronata dapat tumbuh baik di daerah dengan substrat yang berlumpur di zona pertama dengan tingkat salinitas yang tinggi. Hal semacam ini sangat perlu didapatkan guna mengoptimalkan rehabilitasi mangove mengingat beberapa daerah memiliki karakteristik sedimen yang berbeda. (uptptpskpprobolinggo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here