Sosialisasi Larangan Alat Tangkap Tidak Ramah Lingkungan Dalam Rangka Mewujudkan Pemanfaatan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Yang Bertanggung Jawab Di Kab. Trenggalek

0
433

Dalam rangka mewujudkan pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan yang bertanggung jawab, UPT P2SKP Tamperan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Larangan Alat Tangkap Tidak Ramah Lingkungan di Balai Pertemuan Masyarakat Prigi, Desa Tasik Madu, Kabupaten Trenggalek pada tanggal 11 Mei 2018. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh 30 peserta dari unsur : Nelayan setempat, Kepala Satwas PSDKP Prigi, Kamladu Prigi dan Pokmaswas Tasik Madu.

Adanya sebagian nelayan Prigi yang menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan menjadi sebuah perhatian bagi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur. Penggunaan alat tangkap seperti kompresor, kojong, dan jaring dengan ukuran kurang dari 3 inch menjadi masalah sosial antar nelayan di Perairan Prigi. Sehingga dengan dilaksanakannya sosialisasi larangan alat tangkap tidak ramah lingkungan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan nelayan akan pentingnya menjaga kelestarian wilayah laut.

Pemberian materi sosialisasi alat tangkap yang tidak ramah lingkungan oleh narasumber
Pemberian materi sosialisasi alat tangkap yang tidak ramah lingkungan oleh narasumber

Materi dalam sosialisasi ini mengacu pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor: 2 tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawls) Dan Pukat Tarik (Seine Nets) Di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia, dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor: 71 tahun 2016 tentang Jalur Penangkapan Ikan Dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan Di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Sosialisasi ini menghadirkan 2 Narasumber yaitu Moh. Imam Subekti, S.Pi selaku Kepala Seksi Pengelolaan dan Pengawasan UPT P2SKP Tamperan, dan Ir. Etik Purnawati selaku Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek.

Dalam kegiatan ini Kepala Seksi Pengelolaan dan Pengawasan UPT P2SKP Tamperan, Moh. Imam Subekti, S.Pi sebagai salah satu narasumber menyampaikan materi dengan judul “Larangan Penggunaan Alat Tangkap Yang Tidak Ramah Lingkungan”.

“Laut merupakan sumber kehidupan, jadi sebelum semua terlanjur rusak mari kita sama-sama menjaga kelestarian laut dengan tidak menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan agar tetap bisa terjaga dan berkelanjutan sampai anak cucu kita” jelas Moh. Imam Subekti, S.Pi kepada peserta sosialisasi.

Sumber daya laut memiliki potensi yang besar sehingga sering disebut bahwa laut merupakan sumberdaya masa depan bangsa, sehingga pemanfaatannya harus dijaga dan diawasi. Potensi yang besar memiliki arti penting dalam perekonomian bangsa maka pengelolaan pemanfaatan yang berkelanjutan dari wilayah pesisir dan laut menjadi sebuah keharusan. Fungsi pengelolaan pemanfaatan ini tidak hanya dalam aspek lingkungan untuk menjaga kelestarian sumber daya perikanan, namun memiliki aspek sosial karena masyarakat yang berada di wilayah pesisir setiap hari berinteraksi dengan laut dan merupakan salah satu unsur yang perlu diperhatikan sehingga pengelolaan pemanfaatan sumberdaya wilayah laut pesisir secara berkelanjutan dapat terwujud. (uptp2skptamperan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here