Jenis-Jenis Ikan Endemik Lokal Jawa Timur dan Status Teknologi Pembenihannya

0
2614

Biodiversitas ikan-ikan air tawar lokal asli Indonesia sangat berlimpah namun belum banyak dimanfaatkan dalam budidaya. Pemanfaatan secara langsung masih dalam taraf penangkapan di alam yang dikhawatirkan dapat membahayakan populasinya di alam. Salah satu alternatif untuk pencegahannya adalah dengan upaya meningkatkan budidaya dan mengurangi penangkapan yang berlebihan. Langkah pertama yang dibutuhkan adalah melakukan domestikasi untuk mendapatkan teknologi pembenihannya dan upaya pengelolaan lingkungan yang dibutuhkannya (Nugroho,E dkk. 2012).

Salah satu alternatif untuk menjaga biodiversitas ikan-ikan lokal asli Indonesia melalui konservasi jenis di tingkat pembudidaya (on farm conservation) adalah dengan cara mendomestikasikan dan membudidayakannya. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Budidaya Air Tawar (PBAT) Umbulan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur telah mengembangkan domestikasi, teknologi pembenihan, dan pembesaran beberapa komoditas ikan lokal yang ada di masyarakat. Berikut beberapa jenis ikan endemic lokal Jawa Timur yang telah dikuasai teknologi pembenihannya oleh UPT PBAT Umbulan (Tabel 1).

Tabel 1. Status Teknologi Pembenihan Ikan Endemik Lokal

Jenis Ikan Status Domestikasi Status Pemijahannya
Tawes Sudah Pemijahan Alami
Produksi Benih 20.000 – 25.000 ekor/kg
Wader Cakul Sudah Pemijahan Alami dengan menggunakan substrat ijuk
Produksi benih 2.000 – 4.000 ekor/kg
Wader Pari Sudah Pemijahan alami dengan menggunakan substrat ijuk
Produksi benih 1.000 – 2.000 ekor/kg
Bader Bang Sudah Induce breeding dengan menggunakan hormon ovaprim dosis 0,5 ml/kg induk
Produksi benih 10.000 ekor/gram
Muraganting Sudah Pemijahan alami
Produksi benih 8.000 – 10.000 ekor/ 100 gram induk
Sengkaring Sudah Pemijahan Semi Alami dilakukan stripping telur dan sperma
Produksi benih 1.000 ekor/induk (1,5 – 2 kg)
Bethik/Betok Sudah Induce breeding dengan menggunakan hormon ovaprim dosis 0,02 ml/ekor induk betina, 0,01 ml/ekor induk jantan
Produksi benih 5.000 – 15.000 ekor/induk
Melem/Montho/Nilem Sudah Induce breeding menggunakan hormon ovaprim dosis 0,6 ml/kg induk
Produksi benih 1.500 – 2.000 ekor/induk (ukuran 100 – 200 gram)
Baung Sudah Induce breeding menggunakan hormon ovaprim dosis 0,9 ml/kg induk
Produksi benih 20.000 – 30.000/kg induk

Keberadaan ikan lokal sangatlah lemah di tingkat masyarakat dan pembudidaya ikan. Selain hal tersebut di atas ikan spesifik lokal tingkat teknologi pembudidayaannya tidak banyak diketahui, Spesies spesifik lokal bukan spesies unggulan nasional, Jarang ada program domestikasi dan promosi ikan spesifik lokal, Ikan spesifik lokal ukuran kecil dianggap tidak ekonomis, sangat kecil upaya domestikasi, restocking dan pelestariannya. Untuk mencegah terjadinya kepunahan terhadap berbagai jenis ikan asli Indonesia yang merupakan kekayaan plasma nutfah sebagai sumber kehidupan, maka perlu adanya upaya pelestarian dalam rangka menjaga keberadaannya secara berkelanjutan (langgeng). Oleh karena itu pelestarian plasma nutfah perairan, terutama berbagai jenis ikan, adalah sangat diperlukan demi untuk menjaga keberadaannya baik sekarang maupun yang akan datang sebagai sumber kehidupan.

Agar masyarakat lebih mengenal dan mengetahui jenis-jenis ikan endemic lokal Jawa Timur, berikut dapat sajikan gambar jenis-jenis ikan endemic lokal Jawa Timur berikut ini :

Jenis-Jenis Ikan Endemik Lokal

UPT PBAT Umbulan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here