Sinkronisasi Undang-undang Perikanan

0
451

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur beserta Polres Pacitan menyelenggarakan acara sinkronisasi Undang-Undang Perikanan pada tanggal 10 Oktober 2019 bertempat di UPT PPP Tamperan, kegiatan tersebut melibatkan seluruh aspek. Hadir sebagai narasumber dalam Sinkronisasi Peraturan Perundang-undagan Bidang Perikanan Kapolres Pacitan, Ahmad Fauzi Dinas Kelautan Kabupaten Pacitan, Nonot Wijayanto Kepala Seksi Bidang Pengawasan Dinas Keluatan dan perikanan Provinsi Jawa Timur dan dimoderatori langsung oleh kepala UPT PPP Tamperan Ninik Setyorini.

Hadir juga sebagai undangan pelaku usaha perikanan, perwakilan polsek, Polisi Angkatan Laut serta praktisi perikanan dan kelautan lainnya. Agenda tersebut mengerucut pada perbincangan peraturan perundang-undagan khususnya tentang alat tangkap dan penangkapan Benur yang marak terjadi di perairan timur Pacitan hingga Trenggalek.

Hal ironis ini melatarbelakangi Dinas Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Polres sebagai penegak hukum untuk memulai gerakan pemusnahan Pelak serta menegaskan kembali larangan penangkapan benur. “Sudah diatur untuk benur yang boleh dan tidak boleh ditangkap, “ungkap Nonot. Penjelasan dilanjutkan tentang untung rugi dalam penangkapan Benur oleh Ahmad Fauzi, pihaknya menjelaskan tentang sindikat exspor Benur serta pemasaran dunia.

Dalam sesi diskusi pelaku usaha benur menyampaikan aspirasi. Pihaknya menyampaikan kenyataan yang sebenarnya para nelayan benur dan para pengepul sudah merasa tidak nyaman dengan hukuman serta larangan-larangan. Namun karena kebutuhan ekonomi mereka masih mencoba melakukan penangkapan dan penjualan. Pihaknya mewakili seluruh pengepul dan penangkap Benur berharap Kepolisian dan Dinas tidak langsung menangkap  dan memenjarakan, melainkan menegur dengan tegas, serta memberikan surat tertulis larangan beserta sanksi.

Agenda ini selanjutnya akan difollow up langsung oleh Polres dan DKP hingga mencapai tujuan penyelamatan Benur di perairan Selatan Jawa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here