SKPI Untuk ABK Tamperan

0
150

“Gemar Makan Ikan” slogan tersebut masih hangat dan menyisakan ajakan serta himbauan untuk selalu menyiapkan masakan berbahan ikan yang kaya akan protein dan omega. Namun tidak semua ikan baik untuk dikonsumsi, tentunya sebagai konsumen harus jeli dalam memilih kwalitas ikan di pasaran. Banyak fenomena yang ironis di lapangan mulai penanganan ikan oleh nelayan serta penjualan. Dalam hal ini Pelabuhan perikanan Nusantara Prigi melakukan sosialisai penanganan ikan yang baik di UPT PPP Tamperan kamis 21 November 2019.

Erawati Wulandari Kasi Operasional Pelabuhan PPN Prigi serta Muhtadianto dari PPN Prigi memberikan 7 materi terkait penanganan ikan yang baik dilingkup kapal, nelayan, cara penyimpanan, pengangkutan, serta pemilihan kwalitas ikan di pasar. Selain materi acara dilanjutkan Pos Tes untuk peserta sosialisasi yang diikuti nahkoda, nelayan, pemilik kapal dan  para ABK. Acara bermuara pada penyerahan surat keterangan Setifikat Keterampilan Penanganan Ikan.

“Pak Parmin salah satu peserta dengan nilai pos tes terbaik kami harap dapat menyumbangkan pengetahuan penanganan ikan yang baik pada ABK yang lain, sehingga informasi ini dapat tertular dengan cepat,” tutur Erawati.

Pihaknya menekankan bukan hanya nelayan yang perlu mendapat pengetahuan penanganan ikan, para penjual juga harus memasarkan pruduk perikanan dengan hati. Memilih ikan yang baik dari nelayan, menyimpan dalam es dengan suhu yang diatur, mendemonstrasikan cara memilih ikan segar yang dapat dilihat dari mata dan insang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here