Meski Belum Memasuki Musim Ikan, Kios Ikan Nelayan Tetap Beroperasi

0
372
Gambar 1 Kondisi Kios Ikan Nelayan di awal Bulan Januari

Bulan Januari di Pelabuhan Perikanan Pantai Pondokdadap umumnya adalah bulan yang sepi akan aktivitas nelayan. Sebab, di bulan – bulan ini, musim ikan sudah berakhir dan kondisi cuaca yang umumnya hujan dan berangin membuat sebagian besar nelayan memilih untuk tidak melaut. Ditambah lagi, nelayan – nelayan andon yang beroperasi di Pelabuhan Perikanan Pantai Pondokdadap umumnya baru datang untuk melaut di saat memasuki Bulan April. Gabungan hal – hal diatas menyebabkan sepinya kegiatan produksi di PPP Pondokdadap yang juga menjadi factor melemahnya volume produksi di PPP Pondokdadap di setiap Bulan Januari.

Lalu, bagaimana Kios Ikan Nelayan, yang menjadi pusat kegiatan perdagangan ikan di PPP Pondokdadap bertahan ditengah stok ikan yang menipis? Di tengah – tengah “krisis” produksi yang terjadi tiap awal tahun ketika belum memasuki musim ikan, para pedagang Kios Ikan Nelayan PPP Pondokdadap ternyata tetap dapat bertahan dengan memanfaatkan kapal – kapal lokal milik nelayan kecil Dusun Sendang Biru yang melakukan penangkapan ikan di Selat Sempu dan sekitarnya.

Hal ini dapat diamati dari jenis ikan yang dijual ketika memasuki Bulan Januari, dimana pada umumnya ikan – ikan yang dijual adalah ikan – ikan karang seperti Kerapu, Kakap, Bayeman (Kakaktua),  Kwee (Giant Trevally), Sekartaji (Kulit Pasir), Beronang, dan Barakuda yang dapat ditemui disekitar perairan Selat Sempu dengan mudah. Hal ini menandakan bahwa keberadaan Kios Ikan Nelayan juga menguntungkan nelayan – nelayan kecil dimana hasil mereka dapat langsung dipasarkan secara cepat di dalam Kios Ikan Nelayan.

Selain itu, terkadang pada awal tahun juga dapat diamati bahwa para pedagang juga menjual gurita, lobster, dan udang. Gurita dan Lobster yang dijual di dalam Kios Ikan Nelayan PPP Pondokdadap umumnya adalah hasil penangkapan nelayan baik dari Dusun Sendang Biru, maupun kawasan yang jauh seperti Kondang Merak (Kec. Bantur) dan Bantol (Kec. Donomulyo) untuk jenis gurita dan Desa Tamban untuk jenis lobster. Sementara itu, untuk stok udang yang dijual di Kios Ikan Nelayan berasal dari para petambak yang ada di Desa Bajul Mati. Semua hasil tangkapan ini merupakan hasil para pemancing lokal yang pasti dijamin kesegarannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here