MONITORING LABORATORIUM KIMIA DENGAN BADGE PIN MONITORING VAPOR DI UPT PMP2KP SURABAYA

0
148

UPT. PMP2KP Surabaya dengan salah satu fungsinya yaitu pelaksanaan pengujian mutu produk kelautan dan perikanan terbagi dalam tiga laboratorium yaitu laboratorium kimia, laboratorium mikrobiologi dan laboratorium organoleptik. Keselamatan kerja di laboratorium perlu diinformasikan secara cukup (tidak berlebihan) dan relevan untuk mengetahui sumber bahaya di laboratorium dan akibat yang ditimbulkan serta cara penanggulangannya. Hal tersebut perlu dijelaskan berulang ulang agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Keselamatan yang dimaksud termasuk orang yang ada disekitarnya.

Adapun tujuan peraturan keselamatan kerja yang dimaksudkan adalah untuk menjamin kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan orang yang bekerja di laboratorium, mencegah orang lain terkena resiko pekerjaan laboratorium yang menyebabkan terganggu kesehatannya akibat kegiatan di laboratorium, mengontrol penyimpanan dan penggunaan bahan yang mudah terbakar dan beracun dan mengontrol pelepasan bahan berbahaya (gas) dan zat berbau ke udara, sehingga tidak berdampak negatif terhadap lingkungan.

UPT. PMP2KP Surabaya memberikan fasilitas monitoring udara di laboratorium kimia untuk mengetahui kualitas udara di lingkungan laboratorium dengan meletakkan badge pin organik monitoring di beberapa titik area laboratorium kimia yang sering digunakan untuk preparasi bahan kimia organik. Selain itu badge pin organik monitoring juga diletakkan pada jas laboratorium analis yang sedang melakukan pengujian kimia dengan jenis reagensia organik seperti acetonitrile, methanol dan hexane.

Setelah badge pin organik monitoring digunakan, prosedur selanjutnya adalah melakukan pengujian organik monitoring di laboratorium penguji terakreditasi yang memiliki parameter pengujian kualitas udara. UPT. PMP2KP Surabaya mengirimkan badge pin organik monitoring tersebut ke PT. Organo Science Laboratory, Bogor, Jawa Barat. Adapun hasil pengujian badge pin organik monitoring untuk parameter uji acetonitrile lebih kecil dari detection limit (0,8 µg) dan parameter uji methanol lebih kecil dari detection limit (0,7 µg). Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa lingkungan laboratorium kimia bebas dari organik dan memenuhi peraturan keselamatan dan kesehatan kerja. (UPT. PMP2KP Surabaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here