Pulangkan Nelayan Andon di Pintu Masuk Pacitan

Kabar masuknya nelayan Andon Pangandaran yang berhasil disidik identitasnya diperbatasan Pacitan – Jawa Tengah Minggu 12/04/2020 dalam tujuan perjalanan ke Pantai Tamperan disikapi cepat oleh UPT PPP Tamperan, Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan, Pos Kamladu, serta gugus tugas Covid Pacitan. Petugas terkait lain yang berada diperbatasan berperan penting dalam penyidakan tersebut. Hari itu juga 14 nelayan tersebut dipulangkan, hal ini berkaitan langsung dengan kesepakatan bersama 29/03/2020 terkait Nelayan Andon.

Ninik Setyorini selaku kepala Pelabuhan Tamperan menjelaskan dengan detail peraturan, dampak serta upaya pemberantasan penularan Covid_19 di Pacitan salah satunya menghentikan sementara kedatangan orang luar daeran ke Pacitan. “Karena pandemi ini, bukan hanya nelayan andon tetapi seluruh pendatang sudah di Stop. Nanti jika keadaan sudah aman akan kembali berjalan seperti semula,” tutur Ninik seraya menyampaikan maaf, karena tidak dapat dipungkiri mereka datang untuk mengais rejeki. Mungkin juga berlayar adalah satu-satunya mata pencaharian mereka. Namun disisi lain saat terjadi wabah yang bisa merugikan siapa saja ini, pihaknya harus tega sementara waktu menghentikan kegiatan berlayar tersebut.

Sumorohadi, plt Kepala Dinas Perikanan juga menegaskan dan meminta kesadaran bersama untuk tetap dirumah masing-masing, sampai pemerintah mengumumkan kembali bahwa keadaan aman. Dikarenakan wabah ini masuk dalam bencana nasional. “Mari bersama meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan ketertiban hidup sehat. Agar tidak menjadi korban yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain,” tutur Sumorohadi.

Pelda Totok Budianto Pos Kamladu mengatakan keamanan dan penertiban terus digalakkan, melalui jalur darat bekerjasama dengan pos perbatasan dan jalur laut juga sudah diperketat. Dalam hal penerapan kesepakatan bersama pihaknya tegas mengatakan tidak tebang pilih. (UPT. PPP Tamperan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here