Ketua Forikan Jawa Timur Mendorong Peningkatan Konsumsi Ikan di tengah Pandemi Covid-19 Melalui Kampanye Gemarikan

0
95

Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) merupakan Gerakan Nasional yang bertujuan untuk peningkatan konsumsi ikan. Kampanye GEMARIKAN yang dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur ini juga merupakan salah satu program kerja dari Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Jawa Timur yang di ketuai oleh Ibu Arumi Bachsin Emil Dardak. Kampanye GEMARIKAN pada saat pandemi COVID 19 saat telah mengalami refokusing peserta dan bentuk kegiatan GEMARIKAN yang awalnya untuk pondok pesantren diarahkan ke wilayah rawan gizi dan stunting.

Gerakan Kampanye GEMARIKAN yang dilaksanakan di Kabupaten Ngawi pada tanggal 1 September 2020 dihadiri oleh Ibu Arumi Bachsin Emil Dardak sebagai Ketua Forikan Provinsi Jawa Timur. Pada kesempatan ini, Ibu Arumi Bachsin Emil Dardak mengunjungi daerah rawan pangan dan stunting dengan memberikan Ikan Olahan, ikan segar, Sarden Kaleng, Tuna Kaleng dan masker bagi 150 masyarakat di Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi.

Dalam sambutannya, Ketua Forikan Kabupaten Ngawi Ibu Antik Budi Sulistyono mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Forikan Provinsi Jatim. Kampanye GEMARIKAN telah melakukan sosialisasi pengenalan makanan berbahan dasar ikan pada masyarakat khususnya di Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Ketua FORIKAN Kabupaten Ngawi mensosialisasikan makanan olahan berbahan dasar ikan khususnya pada balita yaitu dengan menyediakan menu Pemberian Makan Tambahan (PMT) pada setiap bulan genap. Langkah lain yang diambil dalam membudayakan gemar makan ikan adalah dengan memberikan bantuan terpal pada masyarakat untuk budidaya ikan.

Sementara dalam sambutannya Ibu Arumi Bachsin Emil Dardak, menyampaikan bahwa dimasa pandemi Covid-19 seperti ini, pihaknya berharap bantuan ikan segar dan produk olahan berbahan dasar ikan ini bisa menjadi makanan alternatif bagi masyarakat khususnya di Desa Selopuro. Makanan berbahan dasar ikan merupakan makanan yang kaya kandungan gizi dengan omega 3 & 6 yang baik untuk pertumbuhan serta jantung dan otak. Harga ikan bervariasi dari harga yang mahal sampai dengan harga yang terjangkau dikarenakan ikan mempunyai banyak varian sehingga masyarakat bisa memilih sesuai dengan kemampuan masyarakat. Saat ini konsumsi ikan di Kabupaten Ngawi 24,03 kg/kapita/tahun, ini memang dikategorikan rendah bila dibandingkan dengan konsumsi ikan di Jawa Timur yang mencapai kisaran 36,82 kg/kapita/tahun.

Ibu Arumi Bachsin Emil Dardak menyampaikan walau Kabupaten Ngawi tidak dekat laut, namun tidak menyurutkan langkah Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk berupaya dalam menyehatkan masyarakatnya. Sebagaimana diketahui ikan merupakan sumber protein yang paling mudah diserap oleh tubuh anak-anak dan lansia jadi sangat baik dikonsumsi oleh mereka di usia ini. Dengan konsumsi ikan dikarenakan gizinya yang lengkap, selain baik untuk kesehatan terutama di era pandemi, lanjutnya, kandungan gizi pada ikan sangat baik bagi tumbuh kembang anak sehingga dapat mencegah stunting. Arumi Bachsin berharap bantuan produk perikanan ini mampu menjadi stimulus sehingga kebiasaan mengkonsumsi ikan terutama di rumah tangga menjadi meningkat. Dengan mengkonsumsi ikan secara rutin maka tidak hanya mencegah stunting tapi juga mampu meningkatkan kualitas SDM di Indonesia ke depannya. (Bidang P3KP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here