Perempuan Trenggalek dan Konservasi

0
430

Pada hari Kamis, 29 April 2021 Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur berkesempatan melakukan silaturahmi sekaligus monitoring kegiatan konservasi sumber daya kelautan dan perikanan di Kabupaten Trenggalek yang dilakukan atas partisipan perempuan yang tergabung dalam kelompok masyarakat.

Kecamatan Watulimo dan Munjungan merupakan kawasan pesisir di Kabupaten Trenggalek yang dikunjungi untuk melihat keterlibatan perempuan dalam kegiatan konservasi yang selama ini menjadi dominasi laki-laki.

Pokmaswas Jaya Humara yang berlokasi di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo merupakan kelompok masyarakat pengawas yang peduli lingkungan yang ada di sekitar Desa Tasikmadu. Kelompok dengan rentang usia 20-45 tahun ini memiliki kegiatan rutin bersih-bersih pantai dan sungai serta penanaman vegetasi pantai. Jumlah anggota perempuan sebesar 40%, mereka secara aktif berpartisipasi dalam setiap kegiatan. Tidak ada pembedaan pembagian tugas khusus antara laki-laki dan perempuan. Hal ini berarti perempuan di Desa Tasikmadu mau dan mampu memberikan kontribusi dalam kegiatan peduli lingkungan/konservasi.

Lokasi lingkungan yang dikelola Pokmaswas Jaya Humara

Pokmaswas Mutiara Laut Sumbreng didirikan pada tahun 2013 berlokasi di Desa Masaran, Kecamatan Munjungan. Kelompok masyarakat yang aktif pada kegiatan konservasi penyu dan bersih-bersih pantai ini beranggotakan 23 orang dengan 12 orang diantaranya adalah perempuan. Meski terbilang sederhana, Pokmaswas ini mengelola satu unit tempat penetasan telur penyu dan tiga unit kolam penampungan penyu dan tukik. Setiap Jumat sore seluruh anggota secara rutin melakukan bersih-bersih pantai di sekitar pantai. Para anggota perempuan juga aktif terlibat dalam kegiatan pemeliharaan penyu. Pelibatan elemen perempuan nelayan dalam pelestarian penyu di Desa Masaran juga sangat terlihat. Perempuan nelayan juga sangat berantusias dalam pelestarian penyu ini.

Pokmaswas Mutiara Laut Sumbreng
Lokasi Pokmaswas Mutiara Laut Sumbreng

Berkecimpungnya para perempuan yang mengikuti kegiatan konservasi sumber daya kelautan dan perikanan di Desa Tasikmadu dan Desa Masaran merupakan panggilan hati dengan secara sadar ikut berpartisipasi dalam kegiatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here