Edukasi Rehabilitasi Ekosistem Terumbu Karang Buatan

0
696

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur mengadakan kegiatan Edukasi Rehabilitasi Terumbu Karang Buatan yang dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2021, bertempat di Pantai Sembilan, Desa Giligenting, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep. Tujuan dari kegiatan tersebut sebagai upaya pelestarian ekosistem terumbu karang sebagai sumber daya hayati yang sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia. Acara dihadiri Kelompok Usaha Bersama (KUB) ‘Jala Sutra’ sebanyak 25 orang yang diketuai oleh bapak Sunaryo. Mengingat kegiatan tersebut dalam kondisi pandemi COVID-19 maka peserta harus mentaati protokol kesehatan. Rangkaian kegiatan Edukasi Rehabilitasi Ekosistem Terumbu Karang Buatan diisi oleh 2 narasumber, yakni :
1. Bapak Awalrush Andira, S.Pi, MMA, selaku Kepala Seksi Pendayagunaan Pesisir dan Pulau – Pulau Kecil Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur.
2. Bapak Edie Ferrydianto, S.Pi, MM, selaku Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep.

Acara dimulai dengan sambutan Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep bapak Edie Ferrydianto, S.Pi, MM dan dilanjutkan sambutan Plt Kepala Desa bapak Samsul Arifin yang kemudian acara dibuka oleh bapak Awalrush Andira, S.Pi, MMA yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi.

Materi yang disampaikan oleh para narasumber meliputi ekosistem terumbu karang buatan, ancaman utama bagi terumbu karang di Indonesia yang notabene adanya penangkapan ikan secara berlebihan serta penangkapan ikan yang bersifat merusak ekosistem laut. Perlu disadari juga bahwa terumbu karang berfungsi sebagai tempat tinggal dan sumber makanan bagi banyak biota laut, khususnya ikan.

Hasil dari acara tersebut diharapkan mampu memberikan pengetahuan kepada peserta akan pentingnya ekosistem terumbu karang sebagai sumber daya hayati yang perlu dijaga, dengan semakin buruknya ekosistem terumbu karang, maka sudah selayaknya peran aktif pemerintah baik pusat maupun daerah untuk lebih melestarikan ekosistem tersebut, ditambah lagi adanya global warming yang akan mempercepat bleaching (pemutihan) terumbu karang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here